Tampilkan postingan dengan label ilmu sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu sosial. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Januari 2011

Konsep pendapatan nasional

Berikut adalah beberapa konsep pendapatan nasional
  • Produk Domestik Bruto (GDP)
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.

peradaban dunia

PERADABAN LEMBAH SUNGAI INDUS

I           Letak Geografis

·           Di sebelah Utara berbatasan dengan China yang dibatasi Gunung Himalaya
·           Selatan berbatasan dengan  Srilanka yang dibatasi oleh Samudera Indonesia
·           Barat berbatasan dengan Pakistan
·           Timur berbatasan dengan Myanmar dan Bangladesh


II         Peradaban sungai Indus (2500 SM)

·           Kebudayaan kuno India ditemukan di kota tertua India yaitu daerah Mohenjodaro dan Harappa .
·           Penduduk Mohenjodaro & Harappa adalah bangsa Dravida
·           Mohenjodaro dan Harappa merupakan kota tua yang dibangun berdasarkan :
·           Perencanaan yang sudah maju
·           Rumah-rumah terbuat dari batu-bata
·           Jalan raya lurus dan lebar
·           Saluran air bagus
·           Terdapat hubungan dagang antara Mohenjodaro dan Harappa dengan Sumeria.

sosialisasi

1. Pengertian Proses Sosialisasi
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara berbagai bidang kehidupan yang berguna. Kehidupan bersama itu dapat dilihat dari beberapa segi. Misalnya dilihat dari aspek hukum.
Aktivitas sosial itu terjadi karena adanya aktivitas dari manusia dalam hubungannya dengan manusia lain. Jadi, dapat dikatakan bahwa interaksi sosial merupakan bentuk utama dari proses sosial.
Keseluruhan kebiasaan yang dimiliki manusia di bidang ekonomi, kekeluargaan, pendidikan, agama, politik, dan sebagainya harus dipelajari oleh setiap anggota baru masyarakat melalui suatu proses yang dinamakan sosialisasi. Menurut Berger, sosialisasi sebagai proses melalui bagaimana seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat. Beberapa teori sosialisasi menurut para ahli sosiolog adalah sebagai berikut:

beberapa teori dalam sosiologi


Dimensi
Teori Fungsional - Struktural
Teori Konflik Sosial
Teori Interaksi - Simbolik
Orientasi  Kajian
Makro Sosial
Makro Sosial
Mikro Sosial
Inti pandangan tentang masyarakat
Masyarakat merupakan sebuah sistem yang bagian-bagiannya saling berhubungan dan relatif stabil karena didasarkan pada konsensus luas. Setiap bagian mempeunyai fungsi tertentu sehingga dapat menggerakkan kehidupan masyaakat secara keseluruhan.
Masyarakat merupakan sebuah sistem yang ditandai oleh ketidaksamaan sosial. Setiap bagian dalam masyarakat memberi keuntungan lebih besar pada kelompok tertentu daripada kelompok lainnya. Konflik terjadi karena ketidaksamaan sosial itu mendorong terjadinya perubahan sosial
Masyarakat merupakan sebuah proses interaksi sosial yang berlangsung terus menerus dalam waktu tertentu yang didasarkan pada komunikasi simbolik. Persepsi individu mengenai realitas berbeda-beda dan senantiasa berubah
Pertanyaan kunci yang hendak dijawab
Bagaimana masyarakat terintegrasi? Apakah yang menjadi unsur utama masyarakat? Bagaimana masing-masing bagian dalam masyarakat saling berhubungan? Apakah sumbangan masing-masing bagian terhadap berlangsungnya masyarakat?
Bagaimana masyarakat terpecah-pecah? Apakah pola utama ketidaksamaan sosial? Bagaimana kelompok masyarakat berupaya melindungi hak istimewa mereka? Bagaimana kelompok-kelompok masyarakat yang lain berusaha menentang status quo?
Bagaimanakah pengalaman bermasyarakat? Bagaimana manusia berinteraksi untuk menciptakan, melestarikan, dan mengubah pola-pola sosial? Bagaimana individu berusaha memebantuk relitas yang dipersepsi oleh yang lain? Bagaimana perilaku individu berubah dari satu situasi ke situasi yang lain?
Kekuatan
Mempunyai visi yang komprehensif, teratur, dan stabil mengenai masyarakat
Mampu menunjukkan masalah ketidakadilan struktural yang sesungguhnya terjadi dalam masyarakat
Mampu memberikan gambaran konkret mengenai bagaimana sesungguhnya masyarakat berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari
Kelemahan
Karena mengedepankan integrasi dan stabilitas sosial, teori ini cenderung mengabaikan relitas ketidaksamaan sosial dan cenderung konservatif / mendukung status quo. Karena terlalu berfokus pada masalah-masalah makro, maka teori ini kurang mampu memahami masalah-masalah mikro sehari-hari
Karena mengedepankan ketidaksamaan sosial, teori ini mengabaikan pentingnya nilai-nilai bersama yang menyatukan masyarakat. Karena terlalu fokus pada masalah-masalah makro, maka teori ini kurang mampu memahami masalah-masalah mikro sehari-hari
Karena terlalu berfokus pada masalah-masalah mikro, maka teori ini cenderung mengabaikan pengaruh budaya dan faktor sosial lainnya seperti kelas, etnisitas, dan gender terhadap perilaku masyarakat.
Tokoh
Auguste Comte, Herbert Spencer, Emile Durkheim, Talcott Parsons, Robert K. Merton
Karl Marx, George Simmel, W.E.B. Du Bois
George Herbert Mead, Erving Goffman